Cara Mengatasi Dengkuran Saat Tidur: Tips dan Informasi Kesehatan

Cara Mengatasi Dengkuran Saat Tidur: Tips dan Informasi Kesehatan
Cara Mengatasi Dengkuran Saat Tidur: Tips dan Informasi Kesehatan

Kanalmerdeka, KESEHATAN – Mendengar dengkuran memang dapat menjadi gangguan, terutama saat mencoba tidur. Dengkuran, atau ngorok, terjadi ketika udara mengalir melalui tenggorokan selama pernapasan tidur. Meskipun sering dianggap sebagai masalah ringan, dengkuran kadang-kadang bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang lebih serius, seperti sleep apnea, obesitas, kurang tidur, atau masalah struktural di mulut, hidung, atau tenggorokan. Artikel ini akan memberikan informasi tentang dengkuran dan memberikan tips untuk mengatasi kebiasaan ini.

 

Apa yang Menyebabkan Dengkuran?

Dengkuran terjadi ketika udara tidak dapat mengalir dengan lancar melalui saluran napas, menyebabkan jaringan di tenggorokan bergetar dan menghasilkan suara dengkuran. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan dengkuran antara lain:

1. Posisi Tidur

Posisi tidur, terutama tidur telentang, dapat mempengaruhi kemungkinan terjadinya dengkuran. Tidur telentang dapat membuat otot-otot di tenggorokan lebih rentan terhadap penyumbatan udara.

2. Obesitas

Orang yang mengalami obesitas memiliki lebih banyak lemak di sekitar tenggorokan, yang dapat menyebabkan penyempitan saluran napas dan meningkatkan risiko dengkuran.

3. Konsumsi Alkohol atau Obat Tidur

Minum alkohol atau mengonsumsi obat tidur dapat membuat otot-otot di tenggorokan menjadi lebih rileks, meningkatkan kemungkinan terjadinya dengkuran.

 

4. Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat, baik karena pilek atau alergi, dapat menyebabkan seseorang bernapas melalui mulut, meningkatkan risiko dengkuran.

5. Umur dan Struktur Tubuh

Faktor-faktor seperti penuaan dan struktur tubuh tertentu, seperti adanya polip hidung atau kelainan di tenggorokan, juga dapat berkontribusi pada dengkuran.

 

Tips Menghilangkan Kebiasaan Ngorok

Jika kamu atau pasanganmu sering mengalami dengkuran saat tidur, berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu mengatasi kebiasaan ini:

1. Ubah Posisi Tidur

Mengubah posisi tidur dapat mengurangi kemungkinan dengkuran. Mengangkat kepala setidaknya 10 sentimeter dapat membantu pernapasan dan mendorong lidah serta rahang untuk tidak menghalangi saluran napas.

2. Tidur Miring

Cobalah untuk tidur dalam posisi miring. Untuk mencegah kembali ke posisi telentang saat tidur, gunakan bantal di belakang punggung.

3. Gunakan Alat Anti-Dengkuran

Beberapa perangkat anti-dengkuran, seperti pelindung mulut atlet yang membantu membuka jalan napas, dapat membantu mengurangi dengkuran.

4. Bersihkan Saluran Hidung

Jika hidung tersumbat, bilas sinus dengan larutan garam sebelum tidur atau gunakan dekongestan hidung atau strip hidung untuk membantu pernapasan.

5. Jaga Kelembapan Udara

Udara kering dapat mengiritasi saluran hidung dan tenggorokan. Pelembap udara dapat membantu mengatasi masalah ini.

6. Turunkan Berat Badan

Orang yang mengalami obesitas cenderung lebih sering mengorok. Menurunkan berat badan dapat mengurangi lemak di sekitar tenggorokan.

7. Berhenti Merokok

Rokok dapat merangsang selaput di hidung dan tenggorokan, menyebabkan penyumbatan saluran udara dan dengkuran. Berhenti merokok dapat membantu mengatasi masalah ini.

8. Hindari Alkohol dan Obat Tidur

Hindari konsumsi alkohol, pil tidur, dan obat penenang, karena dapat membuat otot di tenggorokan menjadi lebih rileks.

9. Perhatikan Makanan Sebelum Tidur

Hindari makan makanan besar atau produk susu sebelum tidur, karena dapat membuat dengkuran semakin parah.

10. Olahraga Teratur

Melakukan olahraga secara teratur dapat mengencangkan otot-otot di seluruh tubuh, termasuk di tenggorokan, sehingga dapat mengurangi dengkuran.

Dengkuran saat tidur memang bisa menjadi gangguan, tetapi dengan mengikuti beberapa tips di atas, kamu dapat mencoba mengatasi kebiasaan ini. Jika dengkuran terus berlanjut atau menjadi semakin parah, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengevaluasi apakah ada masalah kesehatan yang mendasarinya. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika diperlukan.

Semoga tips di atas membantu kamu atau pasanganmu mendapatkan tidur yang lebih nyenyak dan mengurangi masalah dengkuran. Tetap jaga kesehatan!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *